Kamis, 13 Jun 2024

Tag: EBT

PLN Usulkan EBT 75% di RI
Korporasi

PLN Usulkan EBT 75% di RI

PLN Usulkan EBT 75% di RI ESG Indonesia - PT PLN (Persero) berkomitmen untuk menggunakan energi bersih. PLN mengusulkan kepada pemerintah agar bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 75% di Indonesia.Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan hal itu akan tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN periode 2024-2033. Dia menyebutkan bahwa sisa 25% dari bauran energi dalam negeri akan berbasis pada energi transisi menggunakan gas."Di dalam RUPTL yang baru ini, 75% penambahan dari kapasitas pembangkit adalah berbasis pada energi baru terbarukan, dan 25% berbasis pada gas," ungkapnya di Jakarta, Selasa (4/6/2024).Darmawan klaim nantinya RUPTL terbaru tersebut akan menjadi RUPTL ter'hijau' perusahaan untuk mendorong tercapainya target netral emisi ...
PLN Telah Genjot 17,3 GW Pembangkit EBT
Korporasi

PLN Telah Genjot 17,3 GW Pembangkit EBT

PLN Telah Genjot 17,3 GW Pembangkit EBT ESG Indonesia - Kapasitas pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang telah diproses PT PLN (Persero) mencapai 17,35 Gigawatt hingga April 2024.Angka tersebut menembus 83% dari target pembangkit EBT sebesar 20,9 GW seperti tertera dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030.Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan porsi pengembangan EBT akan mencapai 52% pada 2030. Secara rinci, pembangkit EBt tersebut terdiri dari hidro 10,4 GW, tenaga surya dan angin 5GW, biomassa 0,6 GW, geothermal 3,4 GW, dan lainnya 1,5 GW."Sampai dengan April 2024, PLN sudah memproses 17,534 GW pembangkit berbasis energi baru terbarukan, ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, di Jakarta,...
PLN Sudah Proses 17,35 GW Proyek EBT Hingga April 2024
Korporasi

PLN Sudah Proses 17,35 GW Proyek EBT Hingga April 2024

PLN Sudah Proses 17,35 GW Proyek EBT Hingga April 2024 ESG Indonesia - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah memproses sekitar 17,35 gigawatt (GW) pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) hingga April 2024.Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, sekitar 1,1 GW pembangkit telah memasuki tahap commercial operation date (COD) atau operasional. “PLN dengan upaya terbaiknya sudah memproses 17,35 GW pembangkit berbasis pada energi baru terbarukan,” kata Darmawan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta.Dalam rinciannya, 5 GW masuk dalam tahap pendanaan dan 7,8 GW masuk tahap pengadaaan. Selain itu, 3,46 GW lainnya telah masuk masa konstruksi.Di luar itu terdapat 3,6 GW potensi kapasitas pembangkit EBT masih dalam...
Gandeng UEA, PLN Bakal Tingkatkan PLTS Terapung Cirata hingga 500 MWac
Korporasi

Gandeng UEA, PLN Bakal Tingkatkan PLTS Terapung Cirata hingga 500 MWac

UEA berkomitmen untuk memajukan sektor energi Indonesia yang berfokus pada energi terbarukan.ESG Indonesia - PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Nusantara Power (PLN NP) menjalin kerja sama dengan Masdar, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab (UEA).Kerja sama ini terjalin dalam bentuk penandatanganan Joint Development Study Agreement (JDSA) untuk mengkaji potensi peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata.Dalam JDSA kali ini, PLN NP akan mengkaji potensi peningkatan kapasitas PLTS Cirata hingga tiga kali lipat lebih atau mencapai 500 Megawatt Alternating Current (MWAc).Penandatanganan JDSA antara PLN NP dengan Masdar dilakukan di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke-10 tahun 2024 yang diselenggarak...
Komitmen Transisi Energi, Pertamina Hulu Rokan Manfaatkan PLTS Terbesar di Indonesia
Korporasi

Komitmen Transisi Energi, Pertamina Hulu Rokan Manfaatkan PLTS Terbesar di Indonesia

PLTS Rokan imerupakan wujud dari komitmen Pertamina dalam mendukung target net zero emission.ESG Indonesia - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), salah satu anak usaha subholding upstream PT Pertamina (Persero), memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terbesar di Indonesia untuk mendukung operasional bisnisnya.Sebanyak 64 ribu panel surya akan terbentang di 28 hektare area PHR, sebagai komitmen Pertamina Group dalam mengurangi emisi dan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).Pembangunan PLTS tersebut merupakan kolaborasi dari subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan subholding upstream Pertamina Hulu Energi. PLTS berkapasitas 25 Megawatt Peak (MWp) ini berada di area operasi migas PHR yang meliputi Rumbai, Duri, dan Dumai.Vice President Corpo...
Energi Terbarukan Sumbang 30 Persen Listrik Global pada 2023
Korporasi

Energi Terbarukan Sumbang 30 Persen Listrik Global pada 2023

Energi Terbarukan Sumbang 30 Persen Listrik Global pada 2023 ESG Indonesia - Laporan Global Electricity Review dari lembaga riset energi Ember, menunjukkan bahwa sumber energi terbarukan menyumbang 30,3 persen listrik global pada 2023. Angka tersebut naik dari 29,4 persen pada 2022.Ember melaporkan bahwa sumber energi terbarukan menyumbang 30,3 persen dari listrik global karena peningkatan kapasitas proyek tenaga surya.Rekor tersebut juga menempatkan target global untuk melipatgandakan kapasitas EBT pada 2030 berada pada jangkauan.Agar target tercapai, para ahli industri mengatakan bahwa masalah terkait sambungan jaringan dan izin proyek EBT perlu diselesaikan."Peningkatan kapasitas tenaga surya yang terjadi selama 2023 benar-benar membuka kemungkinan kita dapat mencap...
RI-Uni Emirat Arab Buka Peluang Kerjasama di Sektor Energi Baru Terbarukan di WWF ke-10
Korporasi

RI-Uni Emirat Arab Buka Peluang Kerjasama di Sektor Energi Baru Terbarukan di WWF ke-10

RI-Uni Emirat Arab Buka Peluang Kerjasama di Sektor Energi Baru Terbarukan di WWF ke-10 ESG Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (United Arab Emirates/UAE) di tengah perhelatan World Water Forum ke 10 di Bali.Luhut menyampaikan pertemuan ini membahas berbagai perkembangan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Uni Emirat Arab, sekaligus penjajakan peluang kerja sama yang lebih luas terutama di sektor energi baru dan terbarukan.Luhut bilang kedua negara saat ini memiliki komitmen yang sama untuk pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Oleh karenanya, baik Indonesia maupun UAE ingin memajukan kerja sama yang saling menguntungkan di sektor energi hija...
Kalbar Miliki Potensi EBT dari Limbah Cair Sawit hingga 300 MW
Korporasi

Kalbar Miliki Potensi EBT dari Limbah Cair Sawit hingga 300 MW

Kalbar Miliki Potensi EBT dari Limbah Cair Sawit hingga 300 MW ESG Indonesia - Memiliki perkebunan kelapa sawit yang luas, Kalimantan Barat (Kalbar) memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan limbah cair sawit.Bahkan, energi dari limbah cair sawit bisa mencapai 300 MW. Hal tersebut disampaikan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalbar Joice Lanny Wantania dalam sebuah kesempatan.Limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) atau disingkat menjadi POME (Palm Oil Mill Effluent), bisa menjadi bahan baku yang dapat dikonversikan menjadi biogas."Kalbar memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 2,2 juta hektare dan memiliki potensi untuk menjadi sumber EBT terutama dari limbah cairnya. Dengan luas yang ada potensi limbah cairnya untuk jadi b...
Ramah Lingkungan, EBT Jadi Pioneer Kelistrikan di IKN
Korporasi

Ramah Lingkungan, EBT Jadi Pioneer Kelistrikan di IKN

PLTS IKN 50 MW menjadi pionir pembangkit EBT di kawasan IKN.ESG Indonesia - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jisman P Hutajulu memastikan progres infrastruktur ketenagalistrikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) berjalan lancar sesuai rencana.Pembangunan Infrastruktur ketengalistrikan merupakan faktor penting untuk dalam mendukung IKN. Pasokan listrik yang ramah lingkungan berbasis energi baru terbarukkan (EBT) akan menjadi pioneer kelistrikan di IKN."Salah satu infrastruktur di IKN adalah ketenagalistrikan, oleh karena itu hal ini menjadi sangat penting, tanpa listrik tidak ada yang bergerak disana," ujar Jisman dalam keterangan resminya, dikutip (3/5/2024).Menurutnya persiapan infrastruktur kelistrikan dari hulu ke hilir ha...
Reduksi Emisi GRK, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif
Korporasi

Reduksi Emisi GRK, SIG Tingkatkan Penggunaan Bahan Bakar Alternatif

SIG berupaya dalam mereduksi emisi GRK yang menjadi penyebab perubahan iklim.ESG Indonesia - Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) telah menjadi perhatian dunia karena mampu menyebabkan perubahan iklim. Karena itu, muncul komitmen global untuk mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Sebagai perusahaan BUMN, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung inisiatif Net Zero Emission dengan penggunaan bahan bakar alternatif untuk mendorong rasio substitusi energi panas (thermal substitution rate/TSR). Mengacu pada data Perseroan, selama 2023 SIG berhasil meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF), biomassa dan sumber lainnya, menjadi 559.625 ton atau naik 27% dari tahun 2022 sebanyak 437.232 to...
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com