Selasa, 20 Feb 2024

Riset

Riset Ungkap Polusi Mobil Listrik 40 Persen Lebih Ramah Lingkungan
Riset

Riset Ungkap Polusi Mobil Listrik 40 Persen Lebih Ramah Lingkungan

Riset Ungkap Polusi Mobil Listrik 40 Persen Lebih Ramah Lingkungan ESG Indonesia - Kendaraan listrik (EV) saat ini telah memiliki jejak iklim siklus hidup yang lebih rendah daripada mobil internal combustion engine (ICE) yang menggunakan bahan bakar fosil. Dan sebuah studi terbaru memprediksi bahwa di masa depan, EV akan lebih ramah lingkungan dan lebih minim polutan.Menurut kajian dari Institute for Energy and Environmental Research (ifeu) yang ditugaskan oleh Badan Lingkungan Hidup Jerman (UBA), kendaraan Listrik yang terdaftar pada 2020, 40 persen lebih ramah lingkungan dibanding dengan kendaraan bermesin pembakaran.Dengan ekspansi yang cepat dari pembangkit listrik terbarukan, manfaat iklim ini dapat meningkat menjadi 55 persen untuk mobil yang terdaftar pada tahun 2030....
Riset Ungkap Suhu Laut Terus Memanas Jika Suhu Bumi Melebihi 15 Celcius
Riset

Riset Ungkap Suhu Laut Terus Memanas Jika Suhu Bumi Melebihi 15 Celcius

Riset Ungkap Suhu Laut Terus Memanas Jika Suhu Bumi Melebihi 15 Celcius ESG Indonesia - Studi baru yang dipublikasikan di Bulletin of the American Meteorological Society mengungkapkan rekor suhu laut tertinggi yang teramati pada tahun 2023 dapat menjadi hal yang biasa, jika Bumi mencatatkan suhu yang lebih panas 3 derajat Celsius dari tingkat pra-industri.Sejak Maret 2023, Atlantik Utara mulai menunjukkan suhu yang sangat hangat, jauh melebihi suhu yang pernah terjadi dalam 40 tahun terakhir. Pada Agustus 2023, Atlantik Utara sekitar 1,4 derajat Celsius lebih hangat dari rata-rata 1982-2011.Analisis proyeksi model iklim menunjukkan bahwa kondisi lautan ekstrem pada 2023, mirip dengan apa yang diperkirakan oleh para ilmuwan sebagai rata-rata jika pemanasan global mencapai 3 derajat...
Riset: Gelombang Panas Sebabkan 10 Ribu Kematian per Tahun
Riset

Riset: Gelombang Panas Sebabkan 10 Ribu Kematian per Tahun

Riset: Gelombang Panas Sebabkan 10 Ribu Kematian per Tahun ESG Indonesia - Kantor Statistik Nasional Inggris mencatat bahwa gelombang panas terkait dengan kematian 4.500 orang di Inggris pada tahun 2022. Kini, anggota parlemen Inggris memperingatkan bahwa angka kematian tahunan tersebut dapat meningkat menjadi 10 ribu pada tahun 2050, jika tidak ada intervensi yang berarti.“Bahaya ada di sini. Ini adalah bahaya yang nyata, dan akan datang kepada kita dengan cepat. Semakin lama kita menundanya, semakin besar risiko yang akan kita hadapi,” kata ketua komite dari Partai Konservatif, Philip Dunne, seperti dilansir Sky News, Sabtu (3/2/2024).Suhu panas yang ekstrem meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, meningkatkan risiko penyakit atau kematian yang disebabkan oleh dehidrasi da...
Riset: Uni Eropa Butuh Investasi Rp 25 Ribu Triliun untuk Tekan Emisi Nol Bersih
Riset

Riset: Uni Eropa Butuh Investasi Rp 25 Ribu Triliun untuk Tekan Emisi Nol Bersih

Riset: Uni Eropa Butuh Investasi Rp 25 Ribu Triliun untuk Tekan Emisi Nol Bersih ESG Indonesia - Riset mengungkapkan bahwa Uni Eropa (UE) membutuhkan investasi US$ 1,6 triliun per tahun atau Rp 25.298 triliun per tahun untuk memenuhi target emisi nol bersih 2050.Komisi Eropa merekomendasikan bahwa UE akan mengurangi emisi bersih 90% pada 2040, dibandingkan tingkat emisi 1990.Pekan depan, Komisi Eropa akan menguraikan kebutuhan investasi yang diperlukan untuk mencapai nol emisi bersih pada 2050. Penelitian dilakukan think-tank Institute Rousseau dan didukung oleh anggota parlemen hijau UE.Co-Presiden parlemen hijau UE, Philippe Lamberts, mengatakan pendanaan yang dibutuhkan untuk nol bersih sebesar US$ 1,25 triliun per tahun dapat diamankan dengan mengalihkan dana yang ada. Dan...
Perubahan Iklim Turunkan Pendapatan Petani 7%
Riset

Perubahan Iklim Turunkan Pendapatan Petani 7%

Perubahan Iklim Turunkan Pendapatan Petani 7% ESG Indonesia - Menurut sebuah riset antara Cornell Atkinson Center for Sustainability, Environmental Defense Fund (EDF), dan Kansas State University, suhu panas yang ekstrem telah merusak hasil panen, dan sebuah laporan terbaru berhasil mengukur seberapa besar dampak pemanasan tersebut terhadap keamanan finansial petani.Dalam laporan itu disebutkan, setiap kenaikan suhu sebesar 1 derajat Celcius, hasil panen tanaman pangan utama seperti jagung, kedelai dan gandum turun 16-20 persen, dan pendapatan kotor pertanian turun 7 persen sementara pendapatan bersih pertanian anjlok 66 persen.Penulis utama laporan ini yaitu Ariel Ortiz-Bobea, profesor di Charles H Dyson School of Applied Economics and Management dan dosen di Cornell Atkinson. ...
Pesisir Utara Jawa Terancam Tenggelam Akibat Perubahan Iklim
Riset

Pesisir Utara Jawa Terancam Tenggelam Akibat Perubahan Iklim

Sejumlah peneliti menyebut tiga kota besar akan terkena dampak tenggelamnya pesisir utara Jawa akibat perubahan ikim.ESG Indonesia - Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) atau Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim 2021 menyebut, kawasan Asia Tenggara akan mengalami dampak yang cukup parah akibat perubahan iklim.Kerentanan kawasan tersebut terhadap kenaikan permukaan air laut juga ditemukan lebih cepat terjadi dibandingkan daerah lain. Hal ini semakin diperburuk oleh pergeseran tektonik dan efek surutnya air tanah.Laporan menandakan bahwa tenggelamnya pesisir utara Pulau Jawa, dapat disimpulkan bukan lagi sebuah prediksi. Melainkan sudah menjadi ancaman. Bahkan sejumlah peneliti juga menyebut tiga kota di Jawa akan terkena dampak lebih awal, yakni ...
Peneliti Ungkap 4 Penyebab Suhu Ekstrem di Tahun 2023
Riset

Peneliti Ungkap 4 Penyebab Suhu Ekstrem di Tahun 2023

Peneliti Ungkap 4 Penyebab Suhu Ekstrem di Tahun 2023 ESG Indonesia - Peneliti mengungkapkan, gelombang panas selama berpekan-pekan yang dimulai pada Juni 2023 di Texas, Barat Daya AS, dan Meksiko hampir tidak mungkin terjadi tanpa perubahan iklim. Aktivitas manusia juga telah meningkatkan suhu rata-rata sekitar 0,1 derajat Celcius per dekade.Untuk memberikan gambaran yang lebih utuh, Profesor Ilmu Bumi dan Planet di Washington University, Michael E Wysession telah melakukan analisis yang cukup komprehensif dan menemukan empat faktor pendorong bencana panas dan iklim ekstrem pada 2023.1. El NinoPeneliti menjelaskan bahwa El Nino adalah fenomena iklim yang terjadi setiap beberapa tahun sekali ketika air permukaan di Pasifik tropis berbalik arah dan memanas. Hal ini kemudian men...
Riset Ungkap Energi Terbarukan Hanya Sebesar 13,1% Sepanjang 2023
Riset

Riset Ungkap Energi Terbarukan Hanya Sebesar 13,1% Sepanjang 2023

Riset Ungkap Energi Terbarukan Hanya Sebesar 13,1% Sepanjang 2023 ESG Indonesia - Realisasi energi baru terbarukan pada 2023 hanya sebesar 13,1% dari target 17,9% dalam mencapai 23% pada 2025. Menteri ESDM, Arifin Tasrif, saat menyampaikan Capaian Sektor ESDM Tahun 2023 & Program Kerja Tahun 2024 mengemukakan 8 strategi, di antaranya pembangunan pembangkit energi baru terbarukan sebesar 10,6 GW, pembangunan PLTS atap sebesar 3,6 GW, pelaksanaan program 13,9 juta kL B35, dan co-firing biomass sebesar 10,2 juta ton pada 2025 untuk mencapai target tersebut.Institute for Essential Services Reform (IESR) memandang pencapaian energi terbarukan di tahun 2023 sangat kontras dengan peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil yang terus meningkat. Tren ini berlawanan dengan semangat t...
Menilik Potensi Biomassa Kelapa Sawit Menjadi Carbon Black
Riset

Menilik Potensi Biomassa Kelapa Sawit Menjadi Carbon Black

Carbon black dari biomassa merupakan pasar baru dari pemanfaatan kelapa sawit yang mendukung Net Zero Emission.ESG Indonesia - Menilik potensi biomassa yang melimpah dari kelapa sawit, periset Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Agus Kismanto mengembangkan green carbon black sebagai bahan baku carbon black.Carbon black ini dimanfaatkan sebagai pewarna dan penguat pada ban mobil dan belt, hoses, dan barang-barang bukan ban yang mengandung karet.Agus menyampaikan, latar belakang penelitian ini karena perkebunan sawit adalah sumber biomassa yang luar biasa. Pelepah, tandan kosong, dan batang-batang sawit sisa replanting belum termanfaatkan dengan baik.Inovasi ini menjadi pembahasan pada Monitoring dan Evaluasi Grant Riset Sa...
Deforestasi Amazon Turun hingga 50%
Riset

Deforestasi Amazon Turun hingga 50%

Deforestasi Amazon Turun hingga 50% ESG Indonesia - Badan Antariksa Nasional Brazil DETER mengungkapkan deforestasi di Amazon turun setengahnya pada tahun 2023. Namun, kabar yang kurang menggembirakan datang dari sabana Cerrado yang sangat penting di bawah hutan hujan, di mana penebangan hutan mencapai rekor tahunan baru tahun lalu, meningkat 43 persen dari tahun 2022.Pemantauan satelit mendeteksi 5.152 kilometer persegi tutupan hutan yang rusak di Amazon Brazil tahun lalu, turun 50 persen dari tahun 2022. Angka tersebut masih mewakili kehilangan tutupan pohon seluas 29 kali lipat luas Washington DC di hutan hujan terbesar di dunia milik Brazil, yang pepohonan penyerap karbonnya memainkan peran penting dalam mengekang perubahan iklim.Sementara itu, Cerrado, pusat keanekaragaman ha...
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com