Selasa, 20 Feb 2024

Tag: BRIN

BRIN Kaji Transisi Energi Hijau
Korporasi

BRIN Kaji Transisi Energi Hijau

BRIN Kaji Transisi Energi Hijau ESG Indonesia - Dalam rangka menciptakan transisi energi hijau dan rendah karbon, diperlukan kebijakan yang mengatur hal tersebut.Oleh karena itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Hukum (PRH) berkolaborasi dengan Korea Foundation menggelar Workshop “Climate Change Law and Policy: Comparative Study Between Korea and Indonesia in Achieving Green Energy Transition and Low Carbon Development” di Kantor BRIN Kawasan Sains Sarwono Prawirohardjo, Jakarta beberapa waktu lalu.Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, Ahmad Najib Burhani mengatakan bahwa workshop ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebijakan perundang-undangan dan tantangan dari implementasi di Indonesia dan Korea Selatan terkait proyeksi tr...
Menilik Potensi Biomassa Kelapa Sawit Menjadi Carbon Black
Riset

Menilik Potensi Biomassa Kelapa Sawit Menjadi Carbon Black

Carbon black dari biomassa merupakan pasar baru dari pemanfaatan kelapa sawit yang mendukung Net Zero Emission.ESG Indonesia - Menilik potensi biomassa yang melimpah dari kelapa sawit, periset Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Agus Kismanto mengembangkan green carbon black sebagai bahan baku carbon black.Carbon black ini dimanfaatkan sebagai pewarna dan penguat pada ban mobil dan belt, hoses, dan barang-barang bukan ban yang mengandung karet.Agus menyampaikan, latar belakang penelitian ini karena perkebunan sawit adalah sumber biomassa yang luar biasa. Pelepah, tandan kosong, dan batang-batang sawit sisa replanting belum termanfaatkan dengan baik.Inovasi ini menjadi pembahasan pada Monitoring dan Evaluasi Grant Riset Sa...
Soal Perdagangan Emisi, BRIN Kaji Metode Penentuan Harga Karbon
Korporasi

Soal Perdagangan Emisi, BRIN Kaji Metode Penentuan Harga Karbon

Penentuan harga karbon harus dikaji dengan metode yang tepat sehingga dapat diadopsi oleh semua negara.Indonesia diharapkan dapat segera menentukan harga karbon yang sesuai dan dapat diadopsi semua negara dalam perdagangan emisi internasional. Upaya ini dilakukan supaya tidak adanya kepincangan harga karbon satu negara terhadap negara lainnya.Hal tersebut di disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Amarulla Octavian melalu webinar Prof Talks BRIN bertajuk "Clean Energy dalam Mendukung Program Rendah Karbon".Amarulla berpandangan bahwa mengeluarkan kebijakan harga karbon merupakan upaya paling tepat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca selain penguasaan teknologi rendah karbon. Lebih lanjut pihaknya menyatakan bahwa Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang...
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com