Minggu, 21 Jul 2024

Pengertian Keuangan Berkelanjutan dan Contohnya

Keuangan berkelanjutan adalah suatu pendekatan dalam manajemen keuangan yang bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi jangka panjang sambil memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.

Keuangan berkelanjutan adalah pendekatan yang mendasarkan manajemen keuangan pada prinsip-prinsip ESG, dengan tujuan mencapai pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang sejalan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dalam konteks ini, keuangan tidak hanya dilihat dari sudut pandang profitabilitas semata, tetapi juga dari perspektif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan dampak lingkungan.

Beberapa contoh praktik keuangan berkelanjutan:

  1. Investasi Berkelanjutan

Pihak-pihak yang terlibat dalam investasi, seperti perusahaan investasi atau dana pensiun, dapat mengadopsi strategi investasi berkelanjutan. Mereka dapat memilih untuk mengalokasikan dana mereka ke perusahaan yang memiliki rekam jejak positif dalam hal ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan). Hal ini dapat mendukung perusahaan-perusahaan yang berkomitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.

  1. Laporan Keuangan Berkelanjutan

Perusahaan dapat menyusun laporan keuangan berkelanjutan yang mencakup aspek-aspek ESG. Ini tidak hanya mencakup laporan laba rugi dan neraca, tetapi juga mencakup informasi tentang upaya-upaya perusahaan dalam mendukung keberlanjutan. Misalnya, perusahaan dapat melaporkan pengurangan emisi karbon, program tanggung jawab sosial, atau inisiatif-inisiatif yang mendukung komunitas lokal.

  1. Pembiayaan Hijau

Pembiayaan hijau adalah bentuk pendanaan yang bertujuan untuk mendukung proyek-proyek yang berkontribusi pada perlindungan lingkungan. Contohnya adalah penerbitan obligasi hijau yang dana yang diperoleh digunakan untuk proyek-proyek ramah lingkungan seperti energi terbarukan, penghematan energi, atau proyek transportasi berkelanjutan.

  1. Pengelolaan Risiko ESG

Manajemen risiko ESG adalah praktik yang melibatkan identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko yang terkait dengan faktor-faktor ESG. Perusahaan dapat mengintegrasikan ini ke dalam strategi keuangan mereka untuk menghindari potensi risiko yang dapat merugikan kinerja finansial mereka.

  1. Pengembangan Produk Keuangan Berkelanjutan

Lembaga keuangan dapat mengembangkan produk keuangan berkelanjutan seperti reksadana berkelanjutan, asuransi lingkungan, atau produk tabungan yang memberikan insentif bagi nasabah yang mengadopsi perilaku ramah lingkungan.

Praktik-praktik keuangan berkelanjutan dapat bervariasi dari investasi hingga laporan keuangan dan pengembangan produk keuangan yang mendukung tujuan keberlanjutan. Ini adalah langkah positif menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com