Rabu, 19 Jun 2024

Alasan ESG Pengaruhi Keputusan Konsumen Memilih Produk

Dalam dunia yang semakin peduli tentang isu-isu sosial dan lingkungan, ESG telah menjadi faktor penting dalam keputusan konsumen dalam milihan produk.

ESG Indonesia – ESG (Environmental, Social, and Governance) adalah singkatan yang semakin sering kita dengar dalam dunia bisnis dan investasi. Konsep ini mengacu pada tiga faktor utama yang digunakan untuk mengukur dampak sosial dan lingkungan serta praktik tata kelola perusahaan. Namun, bagaimana ESG memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk? Mari kita eksplorasi lebih lanjut dalam artikel ini.

ESG dalam Pandangan Keputusan Konsumen

Konsumen modern semakin sadar akan dampak lingkungan dan sosial dari produk yang mereka beli. Mereka ingin tahu apakah produk-produk yang mereka dukung berasal dari perusahaan yang berkomitmen untuk beroperasi dengan cara yang bertanggung jawab. ESG adalah alat yang digunakan untuk mengevaluasi komitmen ini.

Pandangan konsumen terhadap ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan) semakin penting dalam era di mana kesadaran akan tanggung jawab sosial dan lingkungan semakin meningkat. Konsumen semakin peduli tentang dampak lingkungan dari produk dan layanan yang mereka beli. Mereka mencari perusahaan yang berkomitmen untuk mengurangi jejak karbon dan berinvestasi dalam teknologi hijau.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Ilustrasi uang (Pexels)

Keputusan konsumen yang ingin berbelanja bijak dan mendukung perusahaan yang memperhatikan isu sosial. Mereka mencari perusahaan yang mendukung inisiatif kesejahteraan karyawan, kesetaraan gender, dan dampak positif pada komunitas setempat. Semakin banyak konsumen yang merasa memiliki tanggung jawab pribadi untuk berkontribusi pada perubahan positif. Ini bisa termasuk memilih produk yang ramah lingkungan, mendukung merek yang memprioritaskan kesejahteraan karyawan, atau berinvestasi dalam dana berkelanjutan.

Konsumen juga menginginkan transparansi dari perusahaan. Mereka ingin informasi yang jelas tentang bagaimana produk dibuat, apakah ada bahan berbahaya, dan bagaimana perusahaan berurusan dengan isu-isu sosial dan lingkungan. Merek-merek yang menganut prinsip ESG cenderung lebih menarik bagi keputusan konsumen. Mereka dapat membedakan diri di pasar dengan berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan.

Konsumen yang lebih teredukasi tentang isu ESG cenderung lebih kritis dalam pemilihan produk dan layanan. Mereka mencari informasi tentang sertifikasi, pelaporan ESG, dan inisiatif sosial perusahaan. Konsumen merasa lebih puas ketika mereka tahu bahwa mereka telah berbelanja dengan bijak dan mendukung perusahaan yang peduli tentang ESG.

Pandangan konsumen yang semakin positif terhadap ESG memberikan insentif bagi perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab. Perusahaan yang memprioritaskan isu ESG dapat membangun kepercayaan dan keputusan konsumen, meningkatkan reputasi merek, dan menciptakan dampak positif pada lingkungan dan masyarakat. ESG bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang memenuhi harapan konsumen yang semakin cerdas dan peduli.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Ilustrasi produk berkelanjutan (Pexels)

Produk Ramah Lingkungan

Salah satu cara ESG memengaruhi pilihan produk konsumen adalah melalui faktor lingkungan. Konsumen yang peduli tentang lingkungan akan mencari produk yang memiliki jejak karbon yang lebih rendah, menggunakan bahan baku yang berkelanjutan, dan memiliki praktik produksi yang ramah lingkungan. Sebagai contoh, konsumen yang tahu bahwa produk A memiliki sertifikasi ramah lingkungan dan produk B tidak, cenderung memilih produk A.

Dampak Sosial

ESG juga mempertimbangkan dampak sosial dari perusahaan. Konsumen ingin memastikan bahwa perusahaan yang mereka dukung memperlakukan karyawan dengan adil, mendukung komunitas lokal, dan menghindari praktik yang dapat merugikan masyarakat. Jika konsumen mengetahui bahwa perusahaan X memiliki sejarah yang baik dalam mendukung komunitas lokal sementara perusahaan Y tidak, mereka lebih mungkin memilih produk dari perusahaan X.

Tata Kelola Perusahaan

Terakhir, ESG mempertimbangkan tata kelola perusahaan. Konsumen ingin tahu bahwa perusahaan yang mereka beli memiliki praktik tata kelola yang baik, termasuk transparansi dan akuntabilitas. Jika sebuah perusahaan memiliki masalah etika atau tata kelola yang buruk, konsumen mungkin akan menghindarinya.

ESG dalam Praktek

Sebagian besar keputusan konsumen mungkin tidak secara eksplisit mencari informasi tentang ESG ketika mereka berbelanja. Namun, dampak ESG pada pemilihan produk bisa sangat signifikan. Hal ini karena ESG mempengaruhi citra perusahaan, dan citra ini dapat memengaruhi keputusan konsumen tanpa disadari.

Perusahaan yang berkomitmen pada praktik ESG yang baik memiliki kesempatan lebih besar untuk menarik konsumen yang ingin berbelanja secara bertanggung jawab.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com