Jumat, 14 Jun 2024

Transformasi Digital Kunci Wujudkan Industri Berkelanjutan

Tak hanya menciptakan industri berkelanjutan, transformasi digital juga berpengaruh besar pada perekonomian nasional.

ESG Indonesia – Kementerian Perindustrian berperan aktif terhadap upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya implementasi industri 4.0. Langkah mempercepat transformasi digital ini akan memberikan dampak positif yang luas, termasuk memacu kinerja perekonomian nasional.

“Di era industri 4.0 saat ini, harus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, kreatif, dan berinovasi sehingga mempunyai daya saing global. Hal ini yang juga dibutuhkan oleh sektor manufaktur,” kata Kepala Badan Sumber Daya manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan di Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Guna mencapai sasaran tersebut, beberapa waktu lalu BPSDMI Kemenperin menggelar pameran dan seminar yang bertemakan “Achieving Sustainability through Digital Transformation”. Kegiatan ini sejalan dengan misi Pusat Industri Digital 4.0 (PIDI 4.0) yang telah dibangun oleh Kemenperin, yaitu mempercepat transformasi digital  Indonesia menuju industri 4.0

“Konsep sustainability dalam berbagai aspek kehidupan tengah menjadi tren yang mendunia. Praktik keberlanjutan ini mengedepankan pemeliharaan lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik,” terang Masrokhan.

Transformasi Digital UMKM
Ilustrasi teknologi digital. (pixabay)

Kepala BPSDMI menegaskan, terkait penerapan konsep sustainability, Kemenperin memiliki program industri hijau guna mendorong sektor industri manufaktur di tanah air untuk memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien. “Upaya ini juga perlu didukung dengan penggunaan teknologi industri 4.0″ ungkapnya.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri yang juga merupakan Direktur PIDI 4.0, Arnes Lukman menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin kerja sama dengan para pelaku industri untuk dapat menciptakan inovasi yang berkelanjutan, khususnya yang bisa diimplementasikan di sektor industri manufaktur. Contohnya adalah peluncuran Konsultasi Delivery Transformasi Digital PIDI 4.0.

“Kami memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah terlibat, di antaranya Surveyor Indonesia, PT SKF Industrial Indonesia, PT NEC Indonesia, PT Schneider Electric, dan para mitra PIDI 4.0 lainnya serta para pemangku kepentingan terkait industri 4.0,” paparnya.

Di samping itu, Kemenperin melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Schneider Electric. “Hal ini merupakan bukti nyata dari komitmen PT Schneider dalam berkontribusi untuk pengembangan SDM industri melalui implementasi kegiatan pelatihan,” ujar Arnes.

Adapun ruang lingkup kerja sama antara PIDI 4.0 Kemenperin dengan PT Schneider Electric, antara lain adalah kegiatan peningkatan kesadaran dan pelatihan transformasi industri 4.0 kepada SDM industri sebagai salah satu bentuk layanan pilar Capability Center di PIDI 4.0.

Arnes optimistis, adanya kolaborasi ini akan menumbuhkan semangat para pelaku industri untuk menciptakan visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

“Dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, PIDI 4.0 sangat yakin bahwa Indonesia akan mampu bersaing di kancah dunia. Ini adalah sebuah kabar baik bagi seluruh pelaku industri, dengan meningkatkan kolaborasi, networking dan inovasi tentu akan memicu semangat serta upaya kita untuk mewujudkan sustainability melalui transformasi digital, yang berujung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” pungkas Arnes.

Tranformasi Digital Pacu Perekonomian Nasional

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, optimistis perkembangan sektor ekonomi digital nasional semakin moncer dan mampu mencapai US$77 miliar (sekitar Rp1.202 triliun) pada 2023 ini dengan disokong partisipasi semua pihak, terutama para investor dan pelaku bisnis sektor teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

“Optimisme kita kan di 2023 sampai US$77 Miliiar, karena itu, kita harus membuka partisipasi keikutsertaan seluas-luasnya dari semua pihak yang ingin menumbuhkan bisnisnya di indonesia,” kata Menkominfo Budi Arie dalam keterangan resminya terkait dampak transformasi digital bagi perekonomian, yang dikutip esgindonesia (9/11).

UMKM Transformasi digital
Ilustrasi pembayaran secara digital. (pixabay)

Menkominfo mengatakan, salah satu penopang perkembangan ekonomi digital nasional adalah dinamika transformasi digital seperti  e-commerce dan platform media sosial. Walaupun ada kecenderungan stagnasi, namun pertumbuhan ekonomi digital dipastikan akan tetap ada setiap tahun seiring dengan peningkatan jumlah pengguna platform digital.

“Kemarin saya baca data pertumbuhan e-commerce tidak sedrastis tahun-tahun sebelumnya. Nah, ini mungkin lagi konsolidasi, karena itu kita mengharapkan iklimnya juga lebih baik. Pemerintah mengharapkan persaingan yang sehat bagi ekosistem industri digital,” ungkapnya terkait dampak perkembangan transformasi digital.

Dia juga menegaskan Indonesia memiliki peraturan yang berlaku mengenai usaha digital, terkait dengan upaya penyelenggara platform Tiktok Shop serta YouTube yang ingin mendaftar sebagai e-commerce.

Ilustrasi kemajuan teknologi
Ilustrasi kemajuan teknologi (Pexels)

Dalam hal itu, pemerintah mempersilahkan keinginan media sosial asal Tiongkok dan Amerika Serikat tersebut asalkan ada pemisahan platformnya.

“Kalau dia sosial media, ya sosial media. Kalau dia e-commerce, ya e-commerce atau entitasnya atau apapun yang masih harus sesuai dengan aturan kita,” kata Budi Arie Setiadi.

Lebih lanjut Menkominfo mengatakan, masa depan e-commerce dalam menumbuhkan ekonomi digital merupakan suatu keniscayaan. Oleh karena itu, Pemerintah tidak melarang setiap pelaku industri membuka peluang usaha dengan syarat mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.

“Tugas kita pemerintah bukan melarang, tapi mengatur, menata supaya sehat. Supaya kita enggak berpihak pada satu pihak, pokoknya siapapun kalian berkompetisi saja secara sehat. Nah, kalau ada dari platform atau mau berbisnis di e-commerce, dia harus kerja sama atau menyesuaikan diri, entitas sendiri supaya jangan ada monopoli karena kita kan level of playing field-nya harus sama,” tutup Menkominfo Budi Arie.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com