Senin, 24 Jun 2024

Pertamina Hulu Energi Boyong 12 Predikat Proper Emas

Pertamina Hulu Energi Boyong 12 Proper Emas

ESG Indonesia – PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream Pertamina, bersama seluruh afiliasinya pada tahun 2023 berhasil memboyong hingga 12 predikat PROPER Emas.

PROPER atau Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, merupakan penghargaan tertinggi terhadap kinerja pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat dari Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan PROPER emas berhasil diraih PT Badak NGL, PHE Jambi Merang, Pertamina EP Rantau Field, Pertamina EP Pendopo Field, Pertamina EP Limau Field, Pertamina Hulu Kalimantan Timur – Daerah Operasi Bagian Utara (PHKT DOBU), Pertamina Hulu Kalimantan Timur – Daerah Operasi Bagian Selatan (PHKT DOBS), Pertamina EP Sangasanga Field, Pertamina EP Sukowati Field, Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), EP Donggi Matindok, dan JOB Tomori.

Dok. ESG Pertamina 66 tahun pertamina trilema energi

Selain itu, PHE juga meraih 19 predikat PROPER Hijau sebagai penghargaan terhadap perusahaan yang melakukan pengelolaan lingkungan dan sosial lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin dan didampingi Wakil Menteri KLHK RI, Alue Dohong, di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (20/12).

Penilaian terhadap kandidat PROPER Emas dilihat berdasarkan program Eco Inovasi yang didasari oleh kajian LCA dan program Inovasi Sosial yang menciptakan perubahan kondisi kelompok rentan dengan keunikan dari masing-masing Wilayah Kerja di Subholding Upstream. Seluruh program yang dibawakan ini juga merupakan solusi dari permasalahan lingkungan dan sosial di sekitar perusahaan. Dengan meraih predikat PROPER Emas, semakin mempertegas komitmen Subholding Upstream sebagai perusahaan yang selalu bertanggung jawab mengelola dampak lingkungan dan memandirikan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui program pemberdayaan.

Dok. Pertamina

Awang Lazuardi, Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, mengungkapkan bahwa keberhasilan perolehan penghargaan PROPER juga merupakan wujud nyata keseriusan perusahaan dalam menerapkan aspek Environmental, Social, Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

“Saat ini PHE berhasil meraih rating environmental, social, and governance (ESG) 21,5 atau medium risk setelah melalui proses asesmen dari lembaga rating internasional, Sustainalytics. PHE berhasil meraih peringkat ke-7 dari 313 produsen minyak dan gas secara global, dan perolehan PROPER ini menunjukkan komitmen PHE sebagai Subholding Upstream yang senantiasa melampaui kepatuhan dalam pengelolaan bisnis yang ramah lingkungan, bertanggung jawab sosial serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik,” kata Awang, Rabu (20/12).

Lebih lanjut Awang menjelaskan bahwa PHE beserta seluruh entitas di dalamnya mempunyai komitmen untuk menjaga kesinambungan aspek operasi, aspek lingkungan, dan aspek sosial.

“Bagi kami, PROPER telah menjadi indikator bagaimana komitmen pengelolaan lingkungan dan sosial di sekitar wilayah kami beroperasi. Kami juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan terkait dan kami akan terus menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan program yang berkelanjutan melalui berbagai inovasi,” jelas Awang.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'rich result on google's SERP when searching for 'ESG'

Dalam pelaksanaannya, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan PHE bertujuan untuk pengembangan di setiap wilayah operasi yang berbasis pada pemetaan sosial, potensi daerah maupun komunitas, menerapkan Environmental, Social, Governance (ESG) dan mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s). Program-program ini dilaksanakan dengan tujuan spesifik untuk pengembangan komunitas di lokasi tersebut.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com