Kamis, 13 Jun 2024

Komitmen Intel Capai Emisi Bersih di 2050 Lewat Rencana Aksi Transisi Iklim

Intel umumkan rencana aksi transisi iklim

ESG Indonesia – Raksasa semikonduktor, Intel berkomitmen untuk mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih di rantai nilai hulu pada 2050, termasuk meminta para pemasok menetapkan target Net Zero mereka sendiri.

Komitmen tersebut sejalan dengan peluncuran Rencana Aksi Transisi Iklim, yang menguraikan strategi perusahaan untuk mengurangi jejak iklim dan memenuhi target pengurangan emisi.

Perubahan Iklim Polusi
ilustrasi perubahan iklim. (pixabay)

Komitmen baru ini menambah serangkaian tujuan iklim yang diumumkan oleh Intel tahun lalu, yang mencakup target untuk mencapai emisi nol bersih di seluruh operasi globalnya pada tahun 2040, dan untuk mendorong emisi rantai pasokannya setidaknya 30 persen lebih rendah pada tahun 2030.

Dalam laporannya, emisi cakupan 3 menjadi bagian terbesar yaitu hampir 94 persen dari jejak karbon Intel, dengan sekitar 24 persen berasal dari aktivitas hulu dan sebagian besar berasal dari rantai pasokan perusahaan.

Ketahanan Iklim
Ilustrasi Ketahanan Iklim (Pexels)

Emisi Cakupan 3 sendiri merupakan emisi gas rumah kaca yang berasal dari pemakaian energi oleh pihak-pihak yang menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan dan berada di luar Perseroan.

Rencana Aksi Transisi Iklim menetapkan serangkaian tindakan yang direncanakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan Net Zero.

Tindakan jangka pendek yang menargetkan pengurangan emisi dalam rantai nilai hulu termasuk meminta pemasok untuk menetapkan 100 persen energi terbarukan dan target nol bersih, serta mengembangkan peta jalan proyek untuk mencapai tujuan mereka.

Regulasi ESG
Ilustrasi Regulasi ESG (Pixabay)

Aktivitas hilir, terutama dari penggunaan produk, merupakan sumber emisi Intel yang paling signifikan, yaitu sekitar 70 persen. Tindakan yang diuraikan dalam rencana untuk mengatasi emisi ini termasuk mencapai peningkatan efisiensi energi 10 kali lipat untuk mikroprosesor klien dan server pada tahun 2030, serta memungkinkan lebih banyak listrik yang dapat diperbarui dengan menawarkan solusi teknologi jaringan pintar.

“Kami bangga dapat memimpin industri semikonduktor dalam hal manufaktur yang berkelanjutan dan inovasi dalam efisiensi energi, namun kami tidak meremehkan tantangan yang ada di depan mata. Kami terus maju dengan tujuan kami untuk menciptakan teknologi yang mengubah dunia, dan meningkatkan kehidupan setiap orang di planet ini. Hal ini termasuk membuat dunia kita menjadi tempat yang lebih baik untuk generasi yang akan datang,” kata CEO Intel Pat Gelsinger, seperti dilansir ESGToday, Kamis (23/11/2023).

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com