Sabtu, 18 Mei 2024

Kala Jokowi Berambisi IKN 100% Pakai Kendaraan Listrik

Pemerintah terus menggaungkan penggunaan kendaraan listrik sebagai transportasi masa depan ramah lingkungan.

ESG Indonesia – Sejalan dengan amanat Presiden RI Joko Widodo yang ingin membuat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi green city, PT PLN (Persero) pun berkomitmen membangun kelistrikan berbasis energi hijau dan infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut.

Presiden saat mengisi kuliah umum di Kampus Universitas Georgetown, Washinton DC, menegaskan bahwa IKN Nusantara nantinya akan berkonsep serba hijau. Namun, dirinya menilai, untuk mencapai target tersebut, penurunan emisi tidak bisa hanya di lakukan di sub sektor kelistrikan saja.

Presiden meminta penghuni IKN nantinya 100 persen wajib menggunakan kendaraan listrik.

“80% akan menggunakan transportasi publik kendaraan listrik dan penghuninya 100% harus menggunakan kendaraan listrik. Sehingga nanti akan menjadi kota yang betul-betul hijau yang layak untuk dihuni bersama-sama,” ujar Presiden Jokowi. .

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Presiden Joko Widodo saat di IKN. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Pembangkit listrik di Nusantara juga dirancang ramah lingkungan dengan menggunakan energi hijau. Jokowi merinci, contohnya, pembangkit energi di IKN Nusantara akan menggunakan sumber energi solar atau panas bumi dan juga hydropower atau sumber daya air.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN mendukung keseriusan pemerintah untuk membangun IKN Nusantara dengan konsep kota hutan atau forest city yang pintar, hijau, indah dan ramah lingkungan.

Seluruh mobilitas di IKN, kata dia akan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan berbasis listrik.

“Komitmen PLN menghadirkan listrik yang tidak hanya andal untuk Ibu Kota baru, tetapi juga bersih sejalan dengan target Net Zero Emissions 2060 dalam rangka memanfaatkan potensi energi bersih di Indonesia demi kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya,” kata Darmawan.

Perusahaanya berencana membangun sekurangnya 19 tambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 2024.

PLN juga memastikan SPKLU tersedia di kota-kota penyangga IKN, seperti di Balikpapan dan Samarinda. Saat ini, telah terdapat 9 SPKLU tersebar di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Jumlah tersebut akan bertambah 31 Unit Pada tahun 2024.

Tidak hanya SPKLU, PLN  juga akan menyiapkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraam Listrik Umum (SPBKLU), maupun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di IKN dan kota sekitar IKN. Secara nasional hingga Oktober 2023, PLN telah menyediakan 622 unit SPKLU, 1.839 unit SPBKLU dan 9.139 unit SPLU.

Kendaraan Listrik
Ilustrasi Kendaraan Listrik. (pixabay)

Untuk itu, PLN telah menjadi pionir menyediakan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai upaya memenuhi pengisian daya mobil listrik. Dalam waktu dekat PLN akan menambah 5 SPKLU Ultra Fast Charging mobile di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, antara lain di sekitar Istana Presiden, Glamping IKN, Hunian Pekerja Konstruksi, hingga Plaza Ceremony.

“Karena IKN ini akan menjadi kota yang futuristik, di mana semua moda transportasi yang digunakan harus ramah lingkungan, maka kami siap mendukung kebutuhan infrastruktur untuk pengisian daya kendaraan listrik,” ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Dirinya menambahkan, untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di IKN, PLN perlu bekerja sama dengan berbagai pihak. Untuk itu, PLN membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam SPKLU untuk mobil ataupun Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) untuk motor di IKN.

“Selain kami akan membangun SPKLU secara mandiri, kami juga akan bekerja sama dengan pemilik pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan perkantoran yang ada di IKN,” tambah Darmawan.

Kendaraan Listrik
Ilustrasi Kendaraan Listrik. (pixabay)

PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik dari Energi Bersih

Di sisi lain, penyediaan kelistrikan di IKN juga akan memanfaatkan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ibu kota negara. Selain memanfaatkan tenaga surya, pemerintah akan memanfaatkan potensi hidro seperti sungai dan danau yang ada di sekitar IKN.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengatakan PLN menjamin siap memberikan pasokan listrik yang terbaik untuk IKN. PLN mengusung konsep state of the art of technology, dan komitmen membangun kelistrikan IKN yang green, smart berbasis Artificial Intelligence (AI), dan beautiful.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, sistem kelistrikan di IKN ini akan menjadi sistem kelistrikan yang paling mutakhir dan akan dibanggakan oleh bangsa ini. Sistem kelistrikan IKN adalah yang terbaik di dunia,” kata Darmawan.

Untuk jangka panjang, PLN juga akan memaksimalkan potensi hidro yang ada di pulau Kalimantan, khususnya yang berdekatan dengan IKN untuk menghasilkan listrik.

“Kami berdiskusi dengan Otoritas IKN, memang kebutuhannya meningkat sekitar 1.000 MW di tahun 2030. Untuk itu kami memetakan seluruh potensi hidro yang ada disekitar IKN dan kami membangun khusus spesifik hanya untuk IKN. Jadi artinya, kami membangun suatu ekositem yang green untuk IKN,” tutup Darmawan.

 

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com