Sabtu, 18 Mei 2024

Jokowi: Semua Bangunan di IKN Harus Green Building!

Presiden Jokowi menyebut pembangunan IKN dirancang sebagai kota hijau dengan gedung-gedung yang selaras lingkungan.

ESG Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa semua bangunan yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN) harus merupakan green building, guna mendukung prinsip infrastruktur hijau yang ramah lingkungan dalam pengembangan ibu kota baru Indonesia tersebut.

“Ke depannya memang selalu saya tekankan kepada siapa pun yang membangun di Ibu Kota Nusantara (agar) gedungnya harus gedung hijau, kemudian lingkungannya harus hijau, kawasannya pun harus menjadi kawasan hijau,” kata Presiden Jokowi ketika menyampaikan sambutan dalam acara peresmian pembangunan proyek atau groundbreaking Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) di IKN, Rabu (20/12/2023).

Guna mendukung proses penghijauan di IKN, Kepala Negara dalam kunjungan kerjanya kali ini juga diagendakan untuk melaksanakan penanaman pohon di sejumlah lokasi, antara lain di area Sumbu Kebangsaan hingga lokasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Hari ini kita akan lakukan penghutanan kembali (reforestasi), melakukan penanaman pohon-pohon endemik agar IKN ini menjadi kawasan yang sangat hijau, yang di negara mana pun tidak dijumpai ibu kota yang sehijau Nusantara ini,” tutur Kepala Negara.

Ilustrasi Ibu Kota Nusantara. (ikn.go.id)
Ilustrasi Ibu Kota Nusantara. (ikn.go.id)

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya mengungkapkan prinsip bangunan gedung hijau (BGH) dan bangunan gedung cerdas (BGC) diterapkan pada proyek pembangunan gedung-gedung pemerintahan di IKN.

Kementerian PUPR terus meningkatkan penerapan infrastruktur hijau di Indonesia, yang berperan penting untuk memastikan pembangunan yang dilakukan tetap dapat menjaga aspek fisik lingkungan dan biocapacity.

Dengan demikian mampu melestarikan natural system dengan tetap memperhatikan aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang pada muaranya menaikkan kualitas hidup masyarakat.

Dibangun secara bertahap hingga 2045 dengan mengusung konsep Future Smart Forest City of Indonesia, IKN Nusantara menjadi akan menunjukkan keunggulan bangsa Indonesia untuk mewujudkan kota pintar yang modern dan berkelanjutan, serta berstandar internasional.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Presiden Joko Widodo saat di IKN. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Tinggal di IKN Jauh dari Sakit Stroke dan Jantung

Presiden Joko Widodo mengatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi kota hijau dan kaya oksigen, sehingga orang yang tinggal di sana diharapkan lebih rileks dan sehat.

“Kalau kita melihat kehijauan di sini oksigennya banyak, mestinya pikirannya senang, (sakit) strokenya menjauh, menurut saya (sakit) jantungnya juga menjauh,” kata Presiden Jokowi.

RSUP di IKN, kata Kepala Negara, akan berkonsentrasi pada pelayanan untuk pasien penderita stroke dan sakit jantung. RS tersebut menjadi rumah sakit keempat di IKN yang pembangunannya telah diresmikan Presiden Jokowi.

Sejak awal, lanjut Jokowi, pembangunan IKN dirancang sebagai kota hijau dengan gedung-gedung yang selaras lingkungan. Pemerintah juga akan melakukan penghutanan kembali di IKN. Selain itu, Pemerintah bakal membuat aturan bahwa hanya kendaraan listrik yang boleh beroperasi di IKN.

“Sekali lagi, agar kawasan yang ada di Ibu Kota Nusantara ini menjadi sebuah kawasan yang sangat hijau, yang di negara mana pun tidak dijumpai ibu kota yang sehijau (Ibu Kota) Nusantara ini,” ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo  menyatakan merasa puas dengan kemajuan pembangunan khususnya infrastruktur Kota Nusantara, ibu kota negara Indonesia baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

“Saat ini, kami datang untuk peletakan batu pertama sejumlah pembangunan fisik dan melihat pembangunan yang telah dilakukan. Kami senang dengan melihat kemajuan pembangunan Ibu Kota Negara baru Indonesia, masih sesuai target dan diharapkan pada awal Agustus 2024 bangunan sudah dapat difungsikan,” ujar Kepala Negara saat meninjau pembangunan hotel di IKN.

rusun DI IKN Zero Energy Building
Ilustrasi bangunan di IKN. (PUPR)

Bedasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan.Rakyat (PUPR), kemajuan pekerjaan fisik secara keseluruhan 82 paket yang sedang dilakukan saat ini mencapai sekitar 21,16 persen.

Peletakan batu pertama Hotel Nusantara dilakukan Presiden Jokowi pada 21 September 2023 dan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2024, dengan investasi lebih kurang Rp20 triliun yang merupakan konsorsium sembilan perusahaan swasta dalam negeri.

“Sekarang kemajuan pembangunan Hotel Nusantara capai 34,50 persen melampaui target sedikit, dan ini harus diikuti pengerjaan fisik lainnya di Kota Nusantara,” kata Presiden Jokowi.

Keterlibatan investor lokal dalam pembangunan ibu kota negara Indonesia baru itu, lanjut Kepala Negara, diharapkan dapat menjadi pemicu investasi besar terlibat dalam pembangunan Kota Nusantara.

Investor berasal dari Kalimantan Timur juga sudah terlibat dalam pembangunan ibu kota negara masa depan Indonesia, menurut dia lagi, dan ada sejumlah investor dalam negeri juga sudah bekerja sama untuk membangun Kota Nusantara.

Investor dalam negeri terutama dari Kalimantan Timur juga menanamkan modal miliaran rupiah dengan berbagai sektor, di antaranya perhotelan dan pusat perbelanjaan di ibu kota negara Indonesia baru, demikian Presiden Jokowi.

Setelah melakukan peninjauan pembangunan Hotel Nusantara, Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan pusat perbelanjaan Nusantara Superblock di Kota Nusantara.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com