Sabtu, 18 Mei 2024

Jokowi: Kendaraan Listrik Masa Depan Industri Otomotif Indonesia

Presiden Jokowi menegaskan pemerintah juga terus mendorong moda transportasi publik berbasis listrik.

ESG Indonesia – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa kendaraan berbasis listrik merupakan masa depan bagi industri otomotif Indonesia. Selain mendukung penuh pengembangan Electric Vehicle (EV) di Tanah Air, Presiden optimis pemerintah untuk bersaing di pasar global.

“Saya melihat baik dan banyak yang dipamerkan mobil-mobil listrik yang saya kira ini memang masa depan otomotif Indonesia itu ada di mobil listrik karena kita memiliki bahan baku nikel dan yang lainnya,” ujar Presiden Jokowi dalam pembukaan IIMS 2024 di Jakarta, (15/2/2024).

Terkait dukungan terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Presiden mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendorong pengurangan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi produk kendaraan listrik. Sebelumnya, pada 2023 pemerintah juga telah mengeluarkan mengenai pemberian intensif bagi kendaraan listrik.

“Sementara belum (ada penambahan insentif), tapi kita akan, sudah mendorong dengan pengurangan PPN. Saya kira ini akan mendorong penjualan dan nanti baliknya ke mendorong ke produksi di pabrik-pabrik electric vehicle (EV) yang ada di Indonesia,” ungkap Jokowi.

“Kira arahnya ke sana agar kita nanti bisa bersaing dengan negara-negara lain kalau semua local content sudah, baterainya sudah, saya kira kita lihat nanti kita akan bisa bersaing juga dengan negara-negara lain,” lanjutnya.

Kendaraan Listrik CERIA Ekosistem EV mobil listrik Australia
Ilustrasi kendaraan listrik. (pixabay)

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa pemerintah juga terus mendorong moda transportasi publik berbasis listrik.

“Semuanya kita dorong agar, tujuannya agar semuanya berproduksi di Indonesia, EV semua merek berproduksi di Indonesia karena kita mempunyai kekuatan EV battery,” pungkas Jokowi.

PLN Dorong Transportasi Berbasis Listrik dan Hidrogen

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah dalam mengakselerasi penggunaan EV di Tanah Air. Menurutnya, ekosistem kendaraan listrik merupakan wujud gaya hidup di masa depan yang serba digital.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, PLN akan all out untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Kami menjadikan ekosistem kendaraan listrik sebagai digital future lifestyle,” jelasnya.

Jatim Ford
Ilustrasi kendaraan listrik (Pxhere)

Guna terus mendorong ekosistem kendaraan listrik dan memberikan kemudahan bagi penggunanya, PLN tidak sekadar menyediakan infrastruktur secara fisik, melainkan juga secara digital.

”PLN telah menghadirkan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di dalam aplikasi PLN Mobile karena ini adalah perubahan gaya hidup. Yang dulu transportasi berbasis pada bahan bakar fosil, ke depan akan digantikan dengan mobil yang jauh lebih bersih yang ramah lingkungan dan berbasis pada sistem digital,” ujar Darmawan.

BRI
Ilustrasi kendaraan listrik. (pixabay)

Darmawan melanjutkan, fitur EVDS telah menyediakan layanan bagi pengguna kendaraan listrik secara end to end. Masyarakat bisa langsung membeli kendaraan listrik, memperoleh informasi lokasi charging station, melakukan transaksi pengisian daya, memonitor konsumsi daya, hingga pengajuan layanan home charging.

Bahkan terdapat juga fitur test drive yang mempertemukan antara distributor dengan masyarakat yang ingin menjajal kendaraan listrik.

“Lewat SuperApps PLN Mobile yang tersedia di Playstore dan App Store, PLN secara holistik mengintegrasikan kebutuhan pengguna kendaraan EV dalam genggaman smartphone,” tutur Darmawan.

SPKLU (Dok.PLN)
SPKLU (Dok.PLN)

Sementara, dari sisi infrastruktur fisik, PLN telah sukses memasok listrik yang andal bagi 1.124 SPKLU dan 1.839 SPBKLU yang tersebar di seluruh tanah air. Jumlah ini akan ditingkatkan sehingga masyarakat semakin yakin untuk beralih ke kendaraan listrik.

Pada gelaran The 31th IIMS 2024, PLN menghadirkan booth spesial yang dibuka dari tanggal 15 hingga 25 Februari 2024. Bertemakan The Future Lifestle Experience, booth PLN akan menyajikan beragam layanan, kemudahan serta keunggulan dari ekosistem kendaraan listrik.
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dok. PLN
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Dok. PLN

Bahkan tidak hanya kendaraan listrik, PLN juga mengusung pengembangan kendaraan masa depan yang bersumber dari hidrogen hijau.

“Kami telah membangun Green Hydrogen Plant (GHP) di 21 pembangkit listrik yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan bertambah menjadi 22 pembangkit dalam waktu dekat,” terang Darmawan.

Dirinya menambahkan, pihaknya juga sedang membangun Hydrogen Refueling Station (HRS) di daerah Senayan yang akan diluncurkan  dalam waktu dekat ini.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com