Selasa, 20 Feb 2024

Dukung Ekonomi Hijau, Bank BJB Tawarkan Sukuk Tabungan ST011

Keikutsertaan Bank BJB menjadi sub mitra distribusi SBN Ritel ST011 adalah bentuk komitmen perseroan mendukung program pemerintah, terutama dalam membiayai proyek ramah lingkungan.

ESG Indonesia – Pemerintah kembali mengajak masyarakat untuk terlibat pada investasi ekonomi hijau menuju Nett Zero Emission (NZE) 2060 melalui investasi pada Surat Berharga Negara (SBN) Green Sukuk Tabungan 011 (ST011).

Instrumen investasi ini akan membantu pemerintah dalam membiayai proyek ramah lingkungan yaitu transportasi berkelanjutan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, masyarakat dapat membeli green Sukuk tabungan ST011 melalui Bank BJB. Caranya dengan mengakses link infobjb.id/sbn atau untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dapat mengakses laman website infobjb.id/obligasiritel.

ST011 adalah investasi surat berharga yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan. Sebelumnya, pemerintah juga telah mengeluarkan produk yang sama yaitu ST010 pada awal tahun ini. Penawaran investasi tersebut mendapat respons positif masyarakat.

Masa penawaran ST011 mulai 6 November dan akan berakhir pada 6 Desember 2023. Kali ini, pemerintah menawarkan dua skema tenor dengan nilai keuntungan berbeda, yaitu ST011-T2 untuk tenor 2 tahun dan ST011-T4 untuk tenor 4 tahun.

Uang Peruri
Ilustrasi uang. (pixabay)

Yang menarik dari penawaran green Sukuk ini adalah semua masyarakat dapat menjadi investor karena ST011 dapat dibeli mulai dari Rp1 juta sampai dengan maksimal Rp 5 miliar untuk ST011-T2 dan Rp 10 miliar untuk ST011-T4.

Banyak keuntungan yang bisa didapat untuk pemesanan melalui Bank BJB, diantaranya cashback menarik berupa saldo tabungan yang akan dikirim ke rekening pribadi Anda maksimal 30 hari kalender dari tanggal settlement ST011. Besaran nilai cashback akan ditentukan berdasarkan total nominal ST011 yang Anda pesan selama periode masa penawaran.

Selain keuntungan cashback, ST011 menawarkan imbal hasil minimal yang menarik dan dapat meningkat lebih tinggi mengikuti suku bunga acuan BI. ST011-T2 memiliki imbal hasil floating rate with floor dengan tingkat imbal hasil minimal 6,30% p.a, sedangkan ST011-T4 memiliki imbal hasil floating rate with floor dengan tingkat imbal hasil minimal 6,50% p.a.

“Keikutsertaan Bank BJB menjadi sub mitra distribusi SBN Ritel ST011 adalah bentuk komitmen perseroan mendukung program pemerintah, terutama dalam membiayai proyek ramah lingkungan, sebagaimana upaya kita bersama menjaga bumi,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto.

Diketahui, obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau korporasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar kupon obligasi dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan. Ini sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002.

Beberapa keuntungan investasi obligasi adalah imbal hasil atau return yang lebih bersaing dibandingkan dengan produk deposito. Kemudian memberikan pendapatan yang tetap berupa kupon obligasi. ST011 pun merupakan investasi yang aman dengan pengembalian pokok 100% pada saat jatuh tempo.

Namun, sebagai produk negara dan bukan produk Bank BJB, perseroan dalam hal ini hanya bertindak sebagai agen penjual yang turut memasarkan ST011 kepada masyarakat. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan tanggung jawab dan keputusan (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) investor.

Green Bond Berbasis ESG BNI
Ilustrasi ekonomi hijau. (pixabay)

Bank BJB Raih Penghargaan Top 20 Financial Institution 2023

Bank BJB dinobatkan sebagai bank nasional dengan predikat Sangat Bagus dan berhasil masuk dalam Top 20 Financial Institution 2023 sebagai The Best Performing Bank 2023 kategori Bank dengan Aset Rp100 Triliun sampai dengan <Rp500 Triliun dalam acara The Finance Excutive Forum yang mengambil tema “The Future of Digitalization and Cyber Crime Mitigation Towards 2045 ” serta Penganugerahan Top 20 Financial Institution 2023 pada Selasa (14/11) di Hotel Kempinski, Jakarta.

Penghargaan ini diterima oleh Direktur Keuangan Bank BJB Nia Kania. Pada kesempatan yang sama, dirinya juga terpilih sebagai Best of The Best CFO kategori Bank dengan Aset Rp100 Triliun sampai dengan <Rp200 Triliun.

Direktur Keuangan Bank BJB Nia Kania mengatakan penghargaan yang diraih perusahaanya berkat kerja keras seluruh insan Bank BJB dalam meningkatkan kinerja perusahaan serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Disampaikan Nia, Bank BJB berhasil mencetak kinerja gemilang berkat transformasi bisnis, tata kelola yang baik, usaha yang handal dan manajemen risiko yang kuat.

“Bank BJB berhasil terus tumbuh dan siap menghadapi berbagai tantangan perekonomian melalui inovasi dan kolaborasi,” ucap Nia.

Nia juga menyampaikan saat ini Bank BJB terus melakukan inovasi berkelanjutan melalui digitalisasi sebagai salah satu kunci dan strategi keberhasilan. Demi menjaga kinerja keuangan, Bank BJB berkomitmen memegang teguh prinsip prudential banking, terutama dalam proses pemberian kredit.

Bank BJB optimis terus mencatatkan kinerja yang cemerlang, bahkan akan semakin tumbuh di masa depan. Bank BJB yang merupakan salah satu perbankan terbesar di Indonesia, juga akan semakin fokus melakukan transformasi digital dengan memperkuat infrastruktur teknologi sistem pembayaran sebagai jangkar optimalisasi pendapatan.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com