Kamis, 13 Jun 2024

Coldplay Sumbang Kapal Pembersih Sampah di Sungai Cisadane, Begini Penampakannya

Aksi nyata Coldplay jaga kelestarian lingkungan dengan menyumbang kapal pembersih sampah di Sungai Cisadane tuai pujian.

ESG Indonesia – Usai menggelar konser di Jakarta, Coldplay kembali memberikan kejutan untuk Indonesia. Ya, band asal Inggris tersebut ternyata menyumbangkan kapal untuk membersihkan sampah di sungai Cisadane.

Dalam menjalankan misinya menjaga kelestarian lingkungan, Coldplay menggandeng The Ocean Cleanup, yakni lembaga non-profit yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Band yang mulai dikenal dunia permusikan Inggris melalui singlenya yang berjudul brother&sister tersebut telah bekerjasama dengan organisasi nirlaba ini sejak tahun 2018.

Coldplay melanjutkan dukungan misi The Ocean Cleanup untuk membersihkan lautan plastik dengan mengadopsi Interceptor kedua mereka, Interceptor 020 alias Neon Moon II akan ditempatkan di Sungai Cisadane di Jakarta,” tulis keterangan resmi The Ocean Cleanup.

Chris Martin dkk menjadi sponsor untuk membantu The Ocean Cleanup dalam kampanyenya mengatasi sungai-sungai paling berpolusi dunia. Adapun sungai Cisadane dipilih ternyata karena citra buruknya sebagai tempat pembuangan limbah. Sebelumnya, mereka juga menjadi sponsor untuk Interceptor 005, yang diluncurkan di Malaysia dengan nama Neon Moon I.

Sampah plastik
Ilustrasi sampah plastik. (pixabay)

“Kami senang melibatkan Coldplay karena berdampak besar dalam melawan polusi plastik di Asia. Kami sangat berterimakasih dan tidak sabar rasanya untuk segera melihat Neon Moon II beraksi dalam membersihkan sampah di Sungai Cisadane,” ungkap keterangan resmi The Ocean Cleanup.

Aksi Coldplay bersama The Ocean Cleanup tersebut tak luput dari perhatian warganet Indonesia yang langsung memberikan pujian. Tidak sedikit dari mereka yang juga mengucapkan terima kasih dalam kolom komentar instagram@theoceancleanup

“Kontribusi besar untuk bumi kita, Coldplay!,” tulis salah satu warganet.

“Tak sabar melihat Neon Moon II mengapung dan mencegat sampah Sungai Cisadane,” sambung warganet lain.

“Terima kasih Coldplay dan The Ocean Cleanup,” ungkapan terimakasih warganet.

“Terima kasih banyak dengan apa yang telah kalian lakukan,” komentar warganet.

Coldplay sumbang kapal sampah
Neon Moon II: Interceptor 020 yang akan diluncurkan di sungai Cisadane, Indonesia, di lokasi perakitan (Dok.The Ocean Cleanup)

Dalam menjalankan misinya membersihkan sampah plastik di sungai Cisadane, The Ocean Cleanup ternyata sebelumnya pada Mei lalu juga sudah menandatangani perjanjian dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Pemerintah Belanda dalam kerjasama penerapan Interceptor Original.

Interceptor ini diperkirakan akan membantu menanggulangi sekitar 1.000 ton plastik yang dibuang melalui Sungai Cisadane ke Laut Jawa setiap tahunnya.

Boyan Slat (Founder dan CEO of The Ocean Cleanup) bersama Coldplay. (Photo: @AnnaLeeMedia)
Boyan Slat (Founder dan CEO of The Ocean Cleanup) saat bersama Coldplay. Photo: @AnnaLeeMedia

Konser Coldplay Hasilkan Cuan bagi Negara

Konser yang masuk dalam rangkaian tur dunia bertajuk “Music of the Spheres Tour 2023”, merupakan penampilan perdana mereka di Indonesia sejak band itu didirikan pada 1997. Coldplay yang disebut sebagai band dengan pendapatan tertinggi di dunia itu sukses membawakan sekitar 22 lagu.

Selain aksi nyatanya dalam kelestarian lingkungan, konser Coldplay pada Rabu (15/11/2023) di Jakarta juga dinilai bisa mengerek pendapatan pajak Indonesia. Melansir Indonesia.go.id, hal tersebut terlihat dari antusiasme penggemar untuk menonton konser band asal Inggris itu di  Gelora Bung Karno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan bahwa potensi pemasukan satu hari bisa mencapai sekitar Rp1,17 triliun. Itu didapat dari kedatangan wisatawan dari mancanegara dan domestik ke Jakarta. Pada konser yang berlangsung satu hari tersebut, hotel-hotel di Jakarta pun mendapatkan keuntungan, lantaran hampir semua kamar penuh terisi.

Di sisi lain, PT Kereta Api Indonesia/KAI (persero) mencatat terjadi peningkatan volume penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, menjelang diselenggarakannya konser grup band Coldplay di Jakarta pada Rabu (15/11/2023).

Pada periode 14 – 15 November 2023 terdapat 15.687 penumpang KA Jarak Jauh yang tiba di Stasiun Gambir, meningkat 30 persen dibanding periode pekan lalu pada 7 – 8 November 2023 sebanyak 12.033 penumpang.

“Kami berkomitmen untuk terus melayani pelanggan yang menggunakan kereta api untuk berbagai keperluan, salah satunya untuk menyaksikan konser Coldplay tersebut,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus pada Rabu (15/11/2023).

Joni berharap, masyarakat terus menggunakan kereta api sebagai transportasi massal yang aman, nyaman, dan bebas macet serta tepat waktu.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com