Sabtu, 18 Mei 2024

Bangun EBT, IKN Gaet Raksasa Teknologi Microsoft

Microsoft akan berpartisipasi dalam proses transformasi digital serta mendukung teknologi Energi Baru Terbarukan (EBT).

 

ESG Indonesia – Dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi smart city, Otorita IKN berkolaborasi dengan Microsoft untuk membangun kawasan digital Ibu Kota Baru.

Kesepakatan kerja sama tersebut berlangsung jelang konferensi tingkat tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooporation (APEC), di San Francisco, California Amerika Serikat.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan penyedia teknologi digital yang mendukung pembangunan Energi Baru Terbarukan (EBT) di IKN patut diapresiasi.

“Kami sangat berterima kasih dengan kolaborasi yang terjadi untuk membangun IKN Nusantara,” kata Bambang dalam keterangan resminya.

Hal ini menurutnya, selaras dengan keinginan menjadikan Nusantara jadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Transformasi ini adalah salah satu tujuan kami,” kata Bambang.

Menurutnya, dengan Nusantara jadi kota pintar berbasis ESG dan EBT, maka akan menjadikan kehidupan di ibu kota baru jadi lebih efektif dan tentu sustainable.

IKN terapkan energi bersih kendaraan listrik
ilustrasi IKN. (Dok.PUPR)

Mike Yeh dari Microsoft menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung persiapan dan perencanaan digital yang dilakukan di Nusantara. Apalagi selama ini Microsoft menerapkan nilai tanggung jawab, keterlibatan semua pihak, dan keberlanjutan dalam pengembangan teknologi digital. Mike mengatakan dengan penerapan teknologi digital ini, IKN bisa menjadi kawasan terpadu di masa depan.

Peran Microsoft kepada IKN antara lain dukungan teknologi energi baru terbarukan (EBT), sistem kendaraan listrik dan kendaraan otonom. Sementara dari segi inklusivitas, Microsoft tertarik untuk mengembangkan literasi digital berupa pelatihan-pelatihan.

Ia mengatakan hal serupa saat ini sedang dilakukan Microsoft dalam pembangunan kota di India berupa penerapan Azure Open AI dalam pelayanan publik di India. Ke depan Microsoft akan mempelajari lebih lanjut apa yang akan bisa diterapkan di Nusantara.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini, kita punya kerangka kerja yang sama,” kata Mike.

Teknologi AI Transformasi Teknologi
iIustrasi Teknologi. (pixabay)

Bambang sendiri berharap nantinya dengan menggandeng Microsoft dan raksasa-raksasa teknologi lain, bisa segera menjadikan IKN sebagai smart city yang mampu menjawab kebutuhan teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan.

“Salah satu contoh adalah e-governance di pemerintahan di Ibu Kota Nusantara harus bisa berjalan secara efektif melalui sistem digital sehingga bisa meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup warganya,” ungkapnya.

Microsoft adalah perusahaan sistem operasi dan perangkat lunak komputer terbesar. Sistem operasi komputer Windows adalah salah satu produk Microsoft yang paling banyak dikenal publik. Perangkat lunak Microsoft Office juga banyak dipakai.

Microsoft juga membuat sejumlah produk dari mulai tablet Microsoft Surface, konsol game hingga telepon genggam. Microsoft akan berpartisipasi dalam proses transformasi digital di IKN.

Troy Pantouw, Juru Bicara Otorita IKN menegaskan, “Dengan percepatan transformasi digital, maka peningkatan produktivitas dan daya saing diharapkan dapat dicapai melalui penyediaan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien”.

Hal tersebut melalui pengembangan solusi kota cerdas berbasis EBT dalam berbagai aspek pengelolaan kota, pengembangan infrastruktur digital pusat data dan cloud computing yang aman dan berketahanan, serta peningkatan inisiatif pendidikan literasi digital dan keterampilan komputer bagi masyarakat.

Teknologi AI
Ilustrasi Teknologi berbasis EBT. (pixabay)

Bukan hanya dengan Microsoft, sebelumnya sejumlah perusahaan penyedia teknologi lain juga sudah meneken kerja sama dengan IKN Nusantara. Sebelumnya MoU juga ditandatangani dengan Cisco, ESRI, dan Autodesk. Penjajakan juga dilakukan dengan raksasa industri digital dunia yaitu Meta yang berlangsung di kantor Meta di Amerika Serikat.

Bertempat di San Jose, California, Amerika Serikat (AS), Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyepakati kerja sama dengan sejumlah perusahaan raksasa teknologi di Silicon Valley ini, Cisco, Autodesk dan ESRI.

“Kerja sama ini dalam rangka mewujudkan IKN sebagai smart city,” kata Prof. Ali Berawi, Deputi Bidang Teknologi Hijau dan digital Otorita IKN.

Ia mencontohkan kerja sama dengan Cisco yang bisa menjadikan gedung-gedung di IKN nanti punya sistem digital dari sisi pengolahan data dan keamanan terpadu.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan, pembangunan IKN jadi smart city berbasis EBT sudah jelas arahnya dan bagian dari transformasi yang saat ini sedang dilakukan di Indonesia.

“Salah satu transformasinya adalah membangun ibu kota baru yang harus kita bayangkan di 2045 sebagai sebuah keberlanjutan. Kita harus melompat jadi kota cerdas. Hampir semua kota besar di dunia sudah menerapkan konsep smart city ,” kata Bambang.

“Yang kami lakukan adalah transformasi. Bukan hanya membangun kota, tapi transformasi peradaban baru agar Indonesia di 2045 jadi bangsa yang lebih kuat dan Sejahtera,” kata Troy Pantouw, Juru Bicara Otorita IKN.

Troy menambahkan, dengan menerapkan ESG dan EBT, RI ingin naik kelas dari negara berpenghasilan rendah ke berpenghasilan tinggi melalui perubahan menjadi kota cerdas dan terkemuka di level dunia.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com