Selasa, 20 Feb 2024

Atasi Perubahan Iklim, Pemerintah Terus Berupaya Mewujudkan Energi Berkelanjutan

Perubahan iklim telah menjadi isu hangat yang membutuhkan perhatian serius.

ESG Indonesia – Perubahan iklim menjadi tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini, termasuk Indonesia yang juga sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Untuk itu, Kementerian Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa pemerintah berupaya mewujudkan energi bersih, berkelanjutan dan terjangkau. “Situasi saat ini mendasari perlunya transformasi. Serta diversifikasi sistem energi secara cepat,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, Rabu (8/11/2023).

Upaya transformasi, kata dia, perlu dilakukan untuk dapat beralih ke sistem energi yang ramah lingkungan.

“Untuk mencapai hal itu, Indonesia mengupayakan program transisi energi. Ini yang diharapkan dapat mewujudkan energi yang bersih, berkelanjutan dan terjangkau,” ujarnya.

Arifin menyebutkan Indonesia mendorong transisi energi untuk mencapai emisi nol persen pada 2060 melalui pengembangan energi baru terbarukan secara masif. Sumber-sumber energi tersebut dapat diperoleh dari tenaga surya, angin, air, bioenergi, energi panas bumi, serta energi nuklir.

Pemerintah juga mempromosikan penggunaan kendaraan listrik, bahan bakar hayati, peralatan rumah tangga bertenaga listrik. Lalu penerapan manajemen energi dan penerapan standar kinerja energi secara minimum.

Selain itu, pemerintah juga berupaya mengurangi operasi pembangkit listrik tenaga batu bara. Serta berencana untuk menghentikannya setelah 2030.

“Pembangkit tambahan setelah 2030. Hanya berasal dari energi terbarukan,” ucapnya.

Indonesia juga berencana mengembangkan jaringan listrik super untuk memperkuat konektivitas dan mengurangi intermiten di lima pulau utama di Indonesia. Yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, serta Nusa Tenggara-Bali.

“Interkonektivitas ini akan mengoptimalkan penggunaan sumber-sumber energi terbarukan. Serta menciptakan sistem energi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia,” katanya.

Arifin juga menekankan perlunya memprioritaskan program karbonisasi melalui beberapa strategi. Seperti mengembangkan proyek energi terbarukan dengan mekanisme pengadaan baru dan penetapan tarif yang lebih menarik.

“Strategi lainnya adalah menyiapkan peta jalan untuk menghentikan pembangkit listrik tenaga batu bara lebih dini dan memperkenalkan pembatasan karbon. Selain itu, diperlukan pula upaya untuk menerapkan konversi pembangkit listrik tenaga diesel ke gas dan energi terbarukan,” ujarnya.

Menggali Potensi Energi Terbarukan

Salah satu langkah utama dalam mengurangi dampak perubahan iklim adalah beralih ke sumber energi terbarukan. Energi surya, angin, dan hidroelektrik adalah opsi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan menginvestasikan lebih banyak pada teknologi ini, kita dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi jejak karbon.

Menanam Pohon sebagai Upaya Penghijauan

Pohon bukan hanya memberikan keindahan alam, tetapi juga memiliki peran penting dalam menyerap karbon dioksida. Melalui kegiatan penghijauan yang berkelanjutan, kita dapat menciptakan hutan yang kuat dan membantu mengimbangi emisi gas rumah kaca. Inisiatif penanaman pohon lokal dapat menjadi langkah konkret menuju pelestarian lingkungan.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Ilustrasi kebakaran hutan (Pexels)

Mendorong Mobilitas Berkelanjutan

Transportasi adalah penyumbang utama emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, mengembangkan sistem transportasi berkelanjutan seperti transportasi umum yang efisien, sepeda, dan mobil listrik menjadi kunci untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim. Langkah-langkah ini tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Limbah

Pengelolaan limbah yang efisien dapat berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru dalam daur ulang dan pengelolaan limbah, kita dapat mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Inovasi ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lebih berkelanjutan.

rich result on google's SERP when searching for 'ESG'
Ilustrasi bibit pohon (Pixabay)

Kesadaran Masyarakat dan Edukasi

Penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak perubahan iklim dan langkah-langkah yang dapat diambil secara individu. Melalui kampanye edukasi yang efektif, kita dapat menginspirasi masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup berkelanjutan, mengurangi pemborosan energi, dan mendukung inisiatif pelestarian lingkungan.

Teknologi Ramah Lingkungan untuk Perubahan Iklim

Dalam menghadapi perubahan iklim, peran teknologi tidak dapat diabaikan. Inovasi dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan memainkan peran penting dalam mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Penggunaan energi pintar, desain hijau, dan teknologi pengendalian polusi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memitigasi dampak perubahan iklim.

Mengatasi perubahan iklim membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Dengan beralih ke sumber energi terbarukan, menanam pohon, mendorong mobilitas berkelanjutan, mengadopsi inovasi teknologi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat, kita dapat membangun solusi yang kokoh dan berkelanjutan. Saatnya bersatu demi masa depan bumi yang lebih hijau dan sehat.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com