Jumat, 14 Jun 2024

60 Negara Dukung Kesepakatan Energi Terbarukan

Lebih dari 60 negara menyatakan dukungan menambah energi terbarukan

ESG Indonesia – Rancangan kesepakatan untuk memperbanyak sumberdaya ini dipelopori oleh Uni Eropa, Amerika Serikat (AS) dan Uni Emirat Arab (UEA) menjelang KTT Iklim PBB COP28 yang akan diadakan pada 30 November hingga 12 Desember di Dubai, UEA. Ketiga negara ini menyerukan agar rancangan kesepakatan tersebut dimasukkan dalam hasil akir pertemuan para pemimpin negara pada 2 Desember mendatang.

Beberapa negara berkembang seperti Nigeria, Afrika Selatan dan Vietnam, negara-negara maju seperti Australia, Jepang dan Kanada, dan negara-negara lain termasuk Peru, Chile, Zambia dan Barbados telah mengatakan bahwa mereka akan ikut serta dalam perjanjian tersebut.

Sektor Energi

Mengutip reuters, rancangan kesepakatan tersebut juga akan membuat pihak-pihak yang menandatanganinya berkomitmen untuk menggandakan tingkat peningkatan efisiensi energi tahunan dunia menjadi 4 persen per tahun hingga tahun 2030.

Rancangan tersebut menyatakan bahwa penggunaan energi terbarukan yang lebih besar harus dibarengi dengan penghentian penggunaan pembangkit listrik tenaga batu bara secara bertahap, termasuk mengakhiri pembiayaan pembangkit listrik tenaga batu bara yang baru.

Indonesia Emas 2045 atau PLTS

Salah satu pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa negosiasi dengan Tiongkok dan India untuk bergabung dengan janji tersebut cukup maju, meskipun belum ada yang setuju untuk bergabung.

Para ilmuwan mengatakan kedua tindakan tersebut memperluas energi ramah lingkungan dengan cepat dan segera mengurangi pembakaran bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi CO2 di sektor ketenagalistrikan. Ini menjadi langkah yang sangat penting jika dunia ingin mencegah perubahan iklim yang lebih parah.

EBT energi baru terbarukan

Para pejabat mengatakan dukungan awal terhadap peningkatan tiga kali lipat energi terbarukan dan peralihan dari batu bara akan menciptakan momentum dan memberi dampak positif menjelang hari-hari perundingan yang menegangkan yang diperkirakan akan terjadi pada konferensi iklim.

Energi terbarukan merujuk pada sumber daya energi yang dapat diperbaharui secara alami dan terus menerus. Sumber daya ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan energi kita, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Keberlanjutan
Salah satu elemen kunci dari energi terbarukan adalah keberlanjutannya. Sumber daya seperti matahari, angin, dan air dapat diperbaharui tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Hal ini membedakan energi terbarukan dari sumber daya non-terbarukan seperti batu bara dan minyak bumi yang memiliki keterbatasan.

Manfaat Energi Terbarukan

Penggunaan energi terbarukan membawa sejumlah manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan.

1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Dengan beralih ke sumber daya terbarukan, kita dapat mengurangi jumlah emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Penggunaan tenaga surya, angin, dan hidroelektrik mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, membantu menjaga keberlanjutan planet kita.

2. Diversifikasi Pasokan Energi

Energi terbarukan membuka pintu untuk diversifikasi pasokan energi. Dengan mengandalkan lebih banyak sumber daya yang dapat diperbaharui, kita dapat mengurangi risiko krisis energi dan meningkatkan ketahanan energi secara keseluruhan.

3. Penciptaan Lapangan Kerja

Industri energi terbarukan memberikan kontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja. Pembangunan, operasional, dan pemeliharaan fasilitas energi terbarukan membutuhkan tenaga kerja yang terampil, menciptakan peluang pekerjaan yang signifikan.

Jenis-Jenis Energi Terbarukan

Terdapat berbagai jenis energi terbarukan yang dapat kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi kita.

1. Energi Matahari

Energi matahari adalah salah satu sumber daya terbarukan paling melimpah di Bumi. Dengan teknologi sel surya yang terus berkembang, kita dapat mengubah sinar matahari menjadi listrik yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

2. Energi Angin

Energi angin dimanfaatkan melalui turbin angin untuk menghasilkan listrik. Lokasi dengan angin yang kuat menjadi sasaran ideal untuk pembangunan fasilitas energi angin.

3. Energi Hidroelektrik

Dengan memanfaatkan tenaga air dari sungai atau danau, energi hidroelektrik menjadi pilihan yang efisien dan ramah lingkungan untuk menghasilkan listrik.

Pendidikan sebagai Kunci Kesadaran Lingkungan

Pentingnya pendidikan dalam mempromosikan penggunaan energi terbarukan tidak bisa diabaikan. Kesadaran akan manfaat sumberdaya ini perlu ditanamkan sejak dini melalui sistem pendidikan. Program-program edukasi yang mencakup energi terbarukan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dapat menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan dampak positifnya

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com